Bupati Launching Belabeliku.com di Forum Bisnis

Jum`at, 8 Juni 2018 - Oleh : humas

JOGJA, Belabeli.com merupakan portal digital ekonomi yang diperuntukkan bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Kulon Progo.

Belabeliku adalah ide dan inisiasi dari Bupati Kulon Progo, dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) dalam memberdayakan dan memajukan UMKM di Kabupaten Kulon Progo.

Belabeliku merupakan hasil kerjasama Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dengan KSO Sumber Aneka Solusi.

Silahkan kunjungi belabeliku.com untuk pendaftaran bisa melalui belabeliku.com/register
Hal tersebut ditayangkan saat launching belabeli.com oleh Bupati Kulon Progo dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), di salah satu Hotel berbintang di Yogyakarta, pada acara Forum Bisnis hari Kamis (7/6).

Seperti yang dirilis oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kabupaten Kulon Progo, Forum Bisnis Kabupaten Kulon Progo ini bertemakan "Kupas Tuntas Pembangunan Aerotropolis, Kota Baru Wates, dan Bedah menoreh."

Forum Bisnis bertujuan untuk memberikan informasi kepada investor tentang segala hal yang berkaitan dengan investasi, memberikan informasi kepada investor yang berskalanasional dan internasional terhadap potensi dan pekuang investasi dengan adanya Bandara Internasional Yogyakarta Baru di Kulon Progo.

Selain itu, bagi Pemerintah Daerah Forum Bisnis dapat digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan citra Kabupaten Kulon Progo sebagai daerah tujuan investasi yang kondusif dan perspektif, sebagai sarana sosialisasi kebijakan investasi Pemerintah Kabupaten Kulon Progo kepada Investor maupun calon Investor.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah sebagai media promosi potensi daerah dalam rangka menyongsong Bandara baru di Kabupaten Kulon Progo, sebagai sarana untuk menarik minat para investor/calon investor yang berskala nasional/ internasional untuk berinvestasi, dan media promosi dan perluasan jaringan usha dan pemasaran serta sebagaibentuk dukungan sponsor terhadap kegiatan seminar investasi.

Latar belakang kegiatan Forum Bisnis ini adalah melihat banyak investor yang sudah mulai melirik Kabupaten Kulon Progo sebagai daerah tujuan investasi yang potensial seiring dengan mulai dibangunnya New Yogyakarta International Airport (NYIA). Minat dari Investor untuk melakukan investasi di Kabupaten Kulon Progo mulai mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Dalam rangka menyongsong keberadaan New Yogyakarta International Airport (NYIA) tersebut, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo telah mensinergikan kebijakan pembangunan ekonomi berbasiskluster yang diantaranya meliputi : Pembangunan Aerotropolis sebagai pusat pengembangan bisnis yang terintegrasi, Pembangunan Transit Oriented Development (TOD) yaitu pembangunan yang berbasis pada mode transportasi umum yang terintegrasi, Pembangunan jalan Bedah Menoreh sebagai akses kawasan wisata Bukit Menoreh menuju Borobudur, Pembangunan Taman Raja Nusantara sebagai destinasi baru, pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan, serta Pembangunan Kawasan Ekonomi Kreatif.

Kegiatan Forum Bisnis ini hasil kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dengan Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Kulon Progo, dan KADIN DIY.

Narasumber yang dihadirkan pada Forum Bisnis ini yaitu : Bupati Kulon Progo, dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), Guru Besar UGM Prof. Danang Parikesit, Direktur Utama Bank BPD DIY Bambang Setiawan, dan GM. PT. Angkasa Pura I Bandara International Adisutjipto Yogyakarta, Agus Pandu Purnama, dan dipandu oleh pembawa acara Ninda Karisa.

Dalam Forum Bisnis ini, Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, menyampaikan, bahwa dengan adanya kota wates baru nantinya pasti banyak perubahan, seperti rencana pemindahan kantor Bupati yang baru di tempat strategis dan nyaman, akses jalan Bedah Menoreh sepanjang 54 km dari Airport menuju Candi Borobudur di Jawa Tengah.

"Maka dari itu hal ini merupakan kesempatan bagi para investor untuk menanamkan investasinya secepatnya pada tahun ini, karena harga tanah saat ini masih terbilang murah dibanding nanti jika sudah ada Bandara. Kesempatan ini juga hendaknya digunakan bagi BUMD Kulon Progo untuk masuk Bandara dengan produk-produk unggulannya. Seperti Air kemasan isi ulang "AirKU" produk lokal dari PDAM Kulon Progo. Dan diharapkan perusahaan Penerbangan harus memakai produk-produk lokal ini. Dengan harapan BUMD bisa menguasai pasar Bandara". tegas dokter Hasto

Dokter Hasto juga berharap Investasi bisa berlaku jangka panjang, dan pengusaha lokal yang mau bergabung hendaknya menanamkan sifat kejujuran dan bertanggungjawab.
Sementara itu, Direktur Bank BPD DIY siap untuk mendukung sepenuhnya pembangunan Bandara ini, dan minta diberikan kesempatan untuk melakukan pelayanan perbankan di Bandara.

Narasumber lainnya, Profesor Parikesit, mengatakan Bandara Baru tidak hanya merupakan tempat arus lalu lintas pesawat tetapi sebagai pusat logistik di Jawa, dan memiliki akses pesawat terbang dari Bnadara langsung ke luar negeri. Ini merupakan peluang yang luar biasa untuk menjalankan roda investasi.

Sedangkan GM.PT.Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Agus Pandu Purnama, mengatakan, Bandara baru yogyakarta ini akan menjadi bandara yang luar biasa karena pada tahap pertama akan menampung 14 juta penumpang per tahun, dan kapasitas penumpang pada tahap kedua akan mencapai 25 juta penumpang per tahun. Satu juta penumpang akan dilayani oleh 1000 (seribu) petugas/pelayan bandara.

Forum Bisnis ini dihadiri ratusan pengusaha lokal hingga pengusaha bertaraf nasional, Investor/Calon Investor, Kadin, Organisasi Perangkat Daerah terkait, dan Pengurus IMA Chapter Kulon Progo.
(Bud-Humas KP)

« Kembali | Kirim | Versi cetak